Sabar OM masih Loading...
Orang sabar disayang Janda :-)
Ayo OM Bantu Like & Follow Fanspage Realsht.mobi Please lah OM
GET LINK

Cara Mengatasi Susah Tidur untuk Ibu Hamil

Manumika.info - Susah tidur bisa dialami oleh siapa saja termasuk seorang wanita yang sedang menjalani proses kehamilan. Padahal ini sudah menjadi hal biasa dan mengganggu waktu tidur ibu. Sebagian besar wanita hamil juga merasakan kekhawatiran mereka sendiri karena ketika mereka hamil baik tua maupun muda, mereka membutuhkan tidur yang cukup. Berbagai keluhan yang dirasakan juga berkontribusi pada menurunnya kualitas tidur yang didapat oleh ibu hamil. Misalnya, timbulnya gejala tidak nyaman akibat perut membesar, kram kaki, hidung tersumbat, sensasi terbakar di dada dan lebih sering buang air kecil di malam hari.


Gejala dari gejala ini memang tidak bisa dihindari. Selama proses kehamilan, tubuh memang mengalami berbagai perubahan. Namun, masalah dengan insomnia pada wanita hamil bisa diatasi. Insomnia juga disebut Insomnia. Situasi ini adalah kondisi di mana seseorang memiliki kualitas tidur yang buruk. Hal-hal yang dapat terjadi, misalnya kesulitan dalam mulai tidur, sering bangun di malam hari, kesulitan menutup mata tidur setelah bangun tidur, akibatnya tidur tidak bekerja. untuk bayi Anda, tetapi wanita hamil masih benar-benar membutuhkan istirahat yang cukup untuk kesehatan ibu dan janin dalam perut.

Terutama ibu harus lebih memperhatikan ketika usia kehamilan telah mencapai trimester ketiga, karena biasanya pada usia itu banyak ibu mengeluh karena buruknya kualitas tidur mereka. Sebelum mengetahui Tips mengatasi imsomnia pada wanita hamil, sebaiknya cari tahu dulu faktor-faktor penyebab insomnia. Terkadang sejumlah faktor juga terjadi karena sang ibu tidak memperhatikan mendengar konsumsi yang benar dan aktivitas tertentu yang berdampak pada ketenangan tubuh.

Biasanya ibu tidak menyadari pola tidur yang salah seperti rutinitas tidur yang buruk, hiperaktif fisik, kemudian menonton TV tepat sebelum tidur ditambah ketidakstabilan emosional. Anda harus memperbaikinya terlebih dahulu dan mengikuti beberapa saran bagus untuk mereka yang sulit tidur seperti dijelaskan di bawah ini. Beberapa trik juga akan membantu Anda melewati kehamilan dengan baik dan lancar. Tolong dengarkan.

Cara mengatasi kesulitan tidur di malam hari saat hamil

1. Perhatikan posisi tidur


Cara dan posisi tidur ibu hamil sangat penting, terutama selama kehamilan. Dianjurkan untuk tidur miring dan menekuk lutut. Cukup sesuaikan posisi mana yang akan membuat Anda benar-benar merasa nyaman. Sementara itu, jika seorang ibu hamil merasakan gejala panas dada, maka cobalah untuk tidur setengah jalan sementara punggungnya bersandar pada tumpukan bantal yang nyaman. Manfaatkan juga bantal tambahan untuk memberikan Anda kenyamanan lebih untuk tidur. Selain untuk menopang bagian tubuh, bantal dapat digunakan untuk memegang perut atau meletakkannya di antara kaki saat berbaring di satu sisi.

2. Jadikan pola tidur yang baik secara rutin


Ketika kami membahas sedikit di awal, rutinitas yang baik untuk tidur sangat baik. Kemudian buat pola tidur yang akan Anda lakukan. Bagaimana bisa? Temukan kegiatan yang dapat membantu Anda tidur sebelum tidur, tentukan dengan jadwal tidur yang teratur. Bahkan lebih baik jika Anda bangun nanti dengan waktu yang sama, bahkan di akhir pekan. Anda dapat menggunakan alat seperti tunda pelacakan. Adanya pola yang teratur dan konsisten dapat sangat membantu Anda mengatasi kesulitan tidur akibat pola yang tidak teratur.

3. Luangkan waktu untuk tidur siang


Pastikan untuk beristirahat di siang hari, terutama jika Anda melakukan kegiatan yang menghabiskan pikiran Anda. Dengan meluangkan waktu untuk tidur siang, Anda dapat menenangkan pikiran dan tetap bugar. Tidak perlu untuk waktu yang lama, cukup satu menit saja sudah cukup. Pastikan ini juga termasuk dalam daftar atau pola tidur teratur yang telah Anda buat pada poin sebelumnya. Apakah anda tahu Ini juga bisa menjadi pengganti alternatif untuk tidur malam yang sering terganggu.

4. Lakukan terapi atau relaksasi di rumah


Agar otot-otot tubuh dan pikiran ibu hamil tetap rileks coba lakukan teknik terapi di rumah. Seperti pijatan, peregangan, yoga atau pernapasan. Kemudian teknik relaksasi lainnya adalah mandi air hangat sebelum tidur. Gejala kehamilan seperti kram dan tegang dapat diatasi karena teknik peregangan dan pernapasan yang baik dan benar. Terapi ini baik karena melibatkan pemantauan diri, strategi mental yang baik untuk dapat tidur dengan nyaman. Jika perlu, Anda dapat menggunakan bantuan terapis atau panduan dari buku atau online.

5. Pastikan asupan mineral cukup


Asupan mineral sangat penting bagi tubuh, karena selama hamil ibu benar-benar perlu minum lebih banyak air daripada biasanya ketika tidak hamil. Dengan mengonsumsi air secara teratur, terutama di pagi dan sore hari, sangat baik untuk metabolisme tubuh. Hindari minum minuman yang mengandung kafein berlebihan. Pastikan Anda minum lebih banyak air karena itu baik untuk menetralisir. Namun, perlu dicatat bahwa Anda harus membatasi air minum beberapa jam sebelum memasuki waktu ketika Anda tidur.

6. Gunakan fasilitas tempat tidur yang baik


Faktor eksternal yang memengaruhi kualitas tidur ada di sekitar tempat Anda tidur. Misalnya jenis tempat tidur apa yang Anda gunakan? Sudahkah Anda menggunakan kasur yang tepat? Karena sebenarnya kasur yang nyaman dapat meningkatkan kualitas tidur yang memuaskan. Pilih jenis kasur yang membuat Anda nyaman, tidak terlalu empuk atau bahkan sebaliknya. Paparan lampu di kamar Anda juga perlu diperhatikan. Sinar cahaya antara senja dan selama tidur dapat mempengaruhi kualitas tidur karena perubahan yang cepat. Jadi, lebih baik sebelum tidur, redupkan lampu dua jam sebelum tidur. Sehingga Anda tidak akan terkejut dan bisa menikmati waktu tidur. Termasuk menghindari penggunaan ponsel dan layar TV sebelum tidur.

Deskripsi di atas adalah informasi lengkap tentang solusi terbaik untuk membantu ibu yang sedang hamil tetapi memiliki masalah dengan tidur. Saran-saran ini telah dipercaya oleh dokter kandungan sebagai cara terbaik untuk mengatasi insomnia. Jika Anda telah melakukannya dengan benar tetapi tidak ada perkembangan sama sekali, silakan berkonsultasi dengan dokter atau bidan untuk mempercayai Anda tentang gejala yang tidak dapat Anda atasi sendiri.

Selain tidur malam yang penting bagi wanita hamil, Anda juga harus dapat memenuhi kebutuhan ini dengan tidur di siang hari sebagai pemenuhan waktu tidur. Jika Anda seorang wanita hamil yang bekerja, saran praktisnya adalah lebih baik mengambil cuti hamil saat kandungan berusia 36 minggu. Meskipun Anda berniat mengambil cuti hamil setelah mendekati hari kelahiran, tentu saja Anda akan mendapat manfaat lebih karena Anda lebih siap menghadapi perubahan mendadak dalam rutinitas harian Anda termasuk gejala insomnia.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel